Thursday, 26 May 2011

Intermezzo

************ intermezzo : sekilas lalu ************
Kenapa sih, mimpi itu datang dan pergi seenaknya? Aku tak tahu kapan bermimpi...Aku pun tak tahu akan bermimpi apa..
Kadang, dalam satu episode mimpi, aku ingin meneruskan ke episode lainnya dengan mimpi yg sama, tp mimpi itu tak pernah datang lagi...
Kadang, dalam satu episode mimpi lain, aku ingin terus menikmati tanpa batas waktu, tp mimpi itu berakhir begitu saja...
Mimpi bukan kehidupan, karena mimpi merupakan rahasia ilahi yg akan selalu menjadi misteri anak manusia. Tapi kehidupan pun begitu. Bukankah kehidupan pun masih menjadi rahasia ilahi dan misteri bagi anak manusia? Jika begitu, apa beda-nya kehidupan dengan mimpi? Apakah kehidupan ini mimpi? Atau sebaliknya, mimpi itu adalah kehidupan? Hmm...
**********************************************************************

Wednesday, 25 May 2011

Mimpi tentang seorang Dewi... (part 2)


Sekarang kami sudah di dalam mobil, berdua. Sekarang cuaca sudah pagi. Hmm...agaknya dimensi waktu dalam mimpi tidak mengikuti kaidah waktu di dunia nyata. Baru saja berjumpa siang tadi, pagi ini kami sudah bersama lagi.

Aku duduk didepan, tepat di belakang kemudi memegang stir. Sang dewi duduk tenang di kursi sebelahku. Kita mulai perjalanan mimpi kita berdua ya, pikirku. "Kemana Bu?", tanyaku, seorang sopir.

Dia tidak memberi jawaban, tapi membalas dengan pertanyaan. "Ga ngantuk pagi gini?"

"Kalo ngantuk ya tidur..biarin aja mobilnya jalan sendiri..hehe" jawabku asal dan ngawur.

"Sayang gw ga bisa nyetir", balasnya seolah penuh penyesalan tapi dengan mimik menyimpan sindiran halus. Hmm,,,pantes. Memang ada hubungannya ya? Mana ada dalam sebuah cerita seorang dewi mengemudi, sementara seorang supir duduk santai menikmati pemandangan sambil sesekali membolak-balik novel bacaan.

Ya, aku coba menoleh sebentar mengintip apa yg dilakukannya. Satu exciting moment adalah saat melihat sabuk pengaman ternyata belum dikenakannya. Naluri seorang supir langsung menegur dan mengingatkan sambil melihat ke tempat persilangan sabuk di diagonal tubuhnya. Tapi naluri seorang pria menatap batas vertikal yg membelah dua sisi tubuhnya kiri dan kanan. Menatap bagian tubuhnya yg menyembul lebih tinggi. Bagian tubuh yg menyimpan sejuta pesona. Bagian tubuh dengan hawa kelembutan. Bagian tubuh yg mengekspresikan kematangan, sekaligus mengundang gairah kepuasan tanpa pernah memberi rasa puas dan terpuaskan. Itulah wanita. Dan itulah dia...seorang Dewi...

to be continued...

Sunday, 22 May 2011

My Song *Bidadari Dunia *



*Bidadari Dunia
*

Karena dia cantik, dan menarik
Karena dia ramah, baik hati
Tiada lagi dapat, melebihi
Indahnya, bidadari dunia

Lama kupandang, tak pernah bosan
Ingin selalu, di sekitarnya
Lama ku bincang, terus ku tahan
Tak pernah ingin, kepergiannya

Karena dia cantik, dan menarik
Karena dia ramah, baik hati
Tiada lagi dapat, melebihi
Impian, bidadari dunia


Mimpi tentang seorang Dewi... (part 1)


Aku memanggilnya dewi. Aku tak tahu namanya. Aku tak tahu siapa dia. Aku tak tahu apa apa tentang-nya. Kita tak pernah tahu persis siapa yang kita temui saat kita bermimpi.

Tiba-tiba saja aku terbangun siang itu. Aku mengenal daerah ini sebagai Cawang, tempat perlintasan bus antar kota menuju terminal Kampung Rambutan. Aku berada dalam sebuah mobil Avanza silver yang entah milik siapa.
Handphone di kantung jaket ku bergetar menandakan ada sms yg masuk:"Dmana? Gw dah di jembatan halte UKI".

Aku dalam kebingungan, mencoba bereaksi. Segera keluar dari mobil dan menuju jembatan penyeberangan di depanku. Tak ada siapa siapa.

"Gw di halte bis UKI". Inbox sms-ku kembali menampilkan tulisan dari nomor yg sama.

Spontan ku hubungi nomor tersebut sambil menuruni tangga menuju halte. Aku mendengar suara seorang wanita di ujung telepon sana. Dan semakin mendekati halte, ku lihat seorang gadis cantik,manis rupawan, sembari menelpon juga memandang ke arahku. Kumatikan handphone karena ku yakin gadis itulah yang akan ku temui.

"Dewi ya?" ucapku spontan menyebut sebuah kata, yang mungkin sebuah nama. Dia mengangguk. Dia memang dewi pikirku saat itu. Karena dia terlalu indah. Dan mungkin, aku hanya sopirnya...


Wednesday, 4 May 2011

It can be opened again

Yea..this blog can be opened again... !!!
i'll begin new start.. it is the beginning!